Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Dan Kreasi Gapura Karnaval SCTV

Warga Desa Bolorejo Kecamatan Kauman nampak ramai berkumpul disekitar gapura yang diikutsertakan dalam lomba kreasi gapura yang diadakan oleh SCTV, dalam rangkaian Karnaval SCTV di Kabupaten Tulungagung (7/2/2020). Mereka nampak bersemangat menyambut tim penilai dari SCTV, group tari reog kendang ditampilkan, tari barongan, kelompok ibu-ibu paduan yel-yel ucapan HUT SCTV ke-30, serta ibu-ibu kelompok senam.

Sementara itu Camat Kauman Wahiyd Masrur, S.Sos saat mendampingi tim penilai menyatakan bahwa masyarakat Desa Bolorejo telah menyiapkan acara ini sejak hampir seminggu lebih. “Warga disini kompak, disaat para bapak dan pemuda mempersiapkan dan menghias gapura, para ibu-ibu juga berlatih reog kendang dan paduan suara yel-yel, bahkan sampai malam hari”, tuturnya.

Bapak Camat Kauman Beserta Ibu, beserta Ibu Kepala Desa Bolorejo saat menyambut tim penilai lomba gapura Karnaval SCTV

Pak Camat yang murah senyum ini juga mengaku bangga dengan di tunjuknya salah satu desa diwilayahnya untuk mengikuti semarak karnaval SCTV di Tulungagung. Menurutnya hanya 5 (lima) desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung yang ditujuk untuk mengikuti acara ini. Diantaranya Kelurahan Tertek, Kelurahan Botoran, Desa Tapan Kecamatan Kedungwaru, Desa Boyolangu dan Desa Bolorejo Kecamatan Kauman.

“Gapura yang saat ini dinilai oleh tim karnaval SCTV di Desa Bolorejo ini sebelumnya juga pernah di ikutkan dalam lomba ‘Gapura Cinta Negeri 2019’ dalam rangka peringatan HUT-RI. Lomba gapura saat itu berskala nasional, dan Alhamdulillah mendapatkan terbaik ke-20 dari 17.000 peserta”, jelasnya bangga.

Senada dengan itu, Hj. I Agustina Indrayani Kepala Desa Bolorejo menyatakan bahwa dalam kunjungan ini selain disuguhi dengan berbagai hiburan rakyat. Tim penilai juga diajak berkeliling di sekitar lokasi acara untuk melihat potensi-potensi desa. Diantaranya mengunjungi lokasi Bank Sampah Manfaat yang berada tidak jauh dari lokasi gapura yang dilombakan. Disana bahkan tim penilai mendapatkan topi dan tas gratis hasil daur ulang sampah, kreasi warga.

Bu Indra, Kades Bolorejo memberikan tumpeng untuk tim penilai SCTV sebagai ucapan selamat HUT SCTV ke-30

Selain itu tim SCTV juga dipersilahkan menikmati jajanan di wisata kuliner makanan tradisional yang terletak di area gapura. “Wisata kuliner yang diberinama ‘RELAKIT’ Raih Ekonomi Lebih Akur Kampung Kita, ini sebetulya telah beberapan bulan ada dan buka setiap minggu pagi. Namun karena hari ini ada tim penilai dari lomba gapura maka jadwalnya di tambah. Dan sampean lihat sebelum tim penilai datang banyak dagangan yang sudah habis terjual”, tutur Bu Kades sambil tersenyum.

Ikut memeriahkan acara lomba gapura, wisata kuliner tradisonal Desa Bolorejo yang biasa buka minggu pagi juga gelar lapak pada acara tersebut

Bu Indra, begitu warga Bolorejo menyebutnya, menjelaskan bahwa tim penilai mengaku tersanjung dengan sambutan dan kemeriahan yang disajikan oleh masyarakat Bolorejo. Bahkan dari beberapa gapura yang telah dilakukan penilaian, Bolorejo merupakan tempat yang masyarakatnya paling heboh dan antusias dalam acara ini.

Ketika disinggung tentang harapan mendapatkan juara dalam acara ini, Bu Kades mengatakan bahwa soal juara dan tidak hanyalah bonus. Menurutnya dengan kompaknya seluruh warga dalam berswadaya dan guyup rukun untuk mensukseskan acara-acara semacam ini merupakan karunia terindah baginya.

Tim penilai dari SCTV diberi selendang merah dan diajak menari oleh warga Bolorejo

“Selaku Kepala Desa saya berterima kasih kepada Bapak Camat, Bu Camat serta staf yang dalam beberapa malam menemani warga latihan dan mempersiapkan segala sesuatunya. Juga kepada seluruh kepala desa se – Kecamatan Kauman yang mensuport Bolorejo dalam acara ini. Seluruh perangkat desa, BPD, PKK, Karang Taruna dan seluruh warga yang penuh kekompakan dalam kegiatan ini, semoga situasi ini akan berlanjut dalam acara-acara lain”, tuturnya seusai acara. Seusai melakukan penilaian di Desa Bolorejo tim penilai dari Karnaval SCTV melanjutkan perjalanan untuk melakukan penilaian di Desa Boyolangu. (ma’ruf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *