PENATAAN DAN PEMERINTAHAN DESA

Gerak Cepat Relawan Desa Banaran Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dipemukiman Warga

Kamis 2 April 2020, Pemerintah Desa (Pemdes) Banaran Kecamatan Kauman kembali melanjutkan kegiatan pencegahan terhadap penyebaran Virus Corona atau Coronavirus (COVID-19). Sebelumnya pada tanggal 21 Maret 2020 Pemdes telah melakukan penyemprotan disinfektan dan melakukan sosialisasi keliling desa. Namun saat itu yang disemprot masih terbatas pada fasilitas umum (fasum). Sedangkan kali ini penyemprotan dilakukan kepada seluruh pemukiman warga Banaran.

Kepala Desa (Kades) Banaran Andri Suprambodo mengatakan bahwa kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian kegiatan pencegahan terhadap merebaknya virus corona. “Kegiatan hari ini adalah tindak lanjut dari giat sebelumnya, yakni penyemprotan fasilitas umum, dan kini penyemprotan disinfektan di pemukiman warga”, ujarnya saat mengumpulkan relawan di kantor desa.

Andri Suprambodo juga menjelaskan bahwa selain melakukan penyemprotan, beberapa kegiatan telah dilakukan, diantaranya adalah pembagian hand sanitizer kepada warga, serta pembagian tempat cuci tangan portabel di fasilitas-fasilitas umum. Kegiatan-kegiatan tersebut sebagai respon terhadap situasi yang terjadi, sekaligus sebagai tanggungjawab memberikan rasa aman terhadap warga.

Relawan Desa Banaran saat melakukan penyemprotan

“Pada kegiatan hari ini dikerahkan 30 (tiga puluh) orang untuk menyemprot pemukiman warga. Yang menjadi sasaran adalah dua dusun, yakni Dusun Krajan dan Dusun Kanigoro. Di dua dusun ini ada 4 (empat) RW dan 17 (tujuh belas) RT, sedangkan jumlah rumah yang di semprot sebanyak 848 rumah” jelasnya saat pemberangkatan pasukan semprot.

Kades juga menjelaskan bahwa segala usaha dan upaya yang dilakukan oleh Pemdes dan Relawan desa akan sia-sia jika seluruh lapisan masyarakat tidak memberikan dukungan. Dukungan utama yang diperlukan oleh pemerintah adalah kepatuhan masyarakat terhadap prosedur-prosedur yang telah disosialisasikan. Misalkan sering mencuci tangan, menghindari berkerumun dan mengumpulkan banyak orang, menjaga jarak aman, berdiam diri dirumah, serta melapor jika ada keluhan.

Dengan dukungan penuh warga masyarakat berupa kepatuhan terhadap prosedur penanganan virus corona. Diharapkan wabah ini tidak berlanjut menyebar kemana-mana atau bahkan dihentikan jalur penularannya.

Relawan Desa Banaran saat melakukan penyemprotan

Sementara itu Erna (Perawat) yang bertugas di Desa Banaran menyatakan bahwa kegiatan pemantauan terhadap pendatang di Banaran telah dilakukan bersama mitra terkait (Babinsa, Babinkamtibmas, serta Perangkat Desa). Sekitar 30 (tiga puluh) warga yang datang atau pulang ke Banaran baik dari luar negeri atau luar daerah telah dilakukan pendataan. Sampai saat ini semua berjalan lancar dan warga sanggat kooperatif.

“Untuk kegiatan pendataan dan pemeriksaan terhadap pendatang atau warga yang baru pulang dari bepergian telah kita lakukan sesuai prosedur yang ada. Sampai saat ini semua berjalan lancar dan belum di ketemukan kasus atau masalah yang mengkhawatirkan”, jelasnya. Secara pribadi Bu Erna berharap semua warga bahu-membahu dalam menghadapi wabah ini. Salah satu wujudnya adalah semua warga mematuhi segala himbauan dan prosedur dalam menghadapi virus corona. Dengan begitu keberadaan covid-19 akan segera teratasi dan tidak semakin meluas. “Bagaimanapun mencegah akan lebih murah dari pada mengobati”, pungkasnya. (ma’ruf)

Related posts

Perkuat Pembangunan di Desa, DPMD Tulungagung Adakan Bimtek Siskeudes

dpmd ta

Download Aplikasi Siskeudes Rilis 2.0.2 Kabupaten Tulungagung

wahyu yuniarko

Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Dan Kreasi Gapura Karnaval SCTV

dpmd ta

Leave a Comment